Indonesia merupakan suatu Negara
yang memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Kekayaan Negara
Indonesia mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan, hingga pariwisata tak
tehitung jumlahnya. Salah satu cara mensyukuri nikmat Tuhan yang tak tehingga
atas kekayaan yang kita miliki adalah dengan tidak merusaknya serta berusaha
memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.
Selain untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia,
sumber daya alam juga memiliki keterkaitan langsung dengan kegiatan
perekonomian Negara. Di satu sisi, mungkin kita masih mendengar beberapa aset
Negara yang masih dikuasai oleh Negara lain. Namun di sisi lain, kita patut
berbangga karena dukungan pemerintah tehadap ekonomi kreatif terus meningkat.
Lalu, apa itu ekonomi kreatif? Dikutip dari Wikipedia, ekonomi kreatif adalah sebuah konsep di era ekonomi baru yang mengintensifkan
informasi dan kreativitas dengan
mengandalkan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor
produksi yang utama[1].
Dengan mendukung produk lokal, tentunya banyak
sekali keuntungan yang kita dapatkan baik untuk diri sendiri maupun bagi
masyarakat. Bagi produsen, ekonomi kreatif adalah suatu cara untuk menciptakan
inovasi dan kreatifitas. Suatu bahan mentah kelak akan memiliki nilai yang
tinggi jika kita olah secara inovatif. Selain itu, hasil kreasi dan inovasi ini akan menjadi identitas suatu bangsa. Suatu kebanggaan, bukan? Bagi masyarakat, ekonomi kreatif akan
meningkatkan kualitas hidup serta akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
melalui tenaga kerja yang diserapnya. Selain itu, sisi ekonomi tak luput dari
peran ekonomi kreatif. Devisa Negara akan meningkat jika kita menggunakan
produk lokal, apalagi jika produk lokal karya anak bangsa dapat menembus pasar
internasional. Sisi lain yang tak kalah pentingnya adalah sumber daya alam maupun
manusia akan terus mengalami regenerasi jika ekonomi kreatif terus berkembang.
Kepedulian masyarakat Indonesia akan budaya ekonomi
keatif sudah semakin meningkat. Salah satunya adalah dengan adanya ruang
ekonomi kreatif yang mampu menampung karya anak bangsa demi berkontribusi
tehadap perekonomian Negara. Blibli galeri Indonesia merupakan salah satu ruang
ekonomi kreatif yang digagas oleh Bapak Kusumo Martanto. Blibli galeri
Indonesia, sebuah E-commerce bagian
dari blibli.com dengan konsep mal online yang bisa diakses kapanpun, menghadirkan
100% Produk Kreatif Asli Indonesia dengan
11 kategori pilihan yaitu galeri batik, buku dan
musik, kriya, kuliner, pakaian muslim, produk kecantikan, tiket dan travel lokal, galeri workshop
serta galeri local brands Indonesia. Tak
tanggung-tanggung, Blibli bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif untuk
mendorong generasi muda Indonesia agar terus berinovasi mengembangkan bisnis
dengan hasil produk yang berkualitas[2].
Menurut Data Statistik Ekonomi Kreatif yang disusun
Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) bersama Badan Pusat Statistik (BPS), 3 bidang
yang memiliki kontribusi terbesar terhadap ekspor produk lokal adalah bidang fashion sebesar 56,27% disusul oleh
kriya sebesar 37,62% dan kuliner sebesa 6,09%. Tiga bidang tersebut tentunya
banyak mendominasi di blibli galeri Indonesia. Sebagai contoh, di bidang fashion banyak designer muda Indonesia mewarnai ruang ekonomi kreatif diwadahi
oleh blibli galeri Indonesia. Indonesia merupakan Negara dengan mayoritas
muslim yang membuat trend busana
muslim tidak penah ada habisnya. Semua belahan dunia melirik Indonesia sebagai
salah satu peradaban fashion muslim yang patut diperhitungkan. Tercatat 3 nama
designer muda seperti Zaskia Sungkar, Jenahara Nasution dan Ria Miranda ikut
memasarkan produk kreatif 100% Indonesia yang mendunia di blibli galeri Indonesia.
Bidang kuliner pun tak ingin ketinggalan. Tercatat
sebanyak 1283 produk kuliner dipasarkan di blibli galeri Indonesia mulai dari
beras, mie instan hingga cemilan khas Indonesia*. Cita rasa kuliner khas
Indonesia memang mendunia. Tak heran jika inovasi produk makanan instan siap
ekspor mulai banyak diciptakan hingga seluruh pelosok dunia dapat dengan mudah
mencicipi makanan khas Indonesia, tentunya dengan rasa dan kualitas makanan
yang terjamin. Sebut saja seblak instan mommy,
rendang instan uninam serta gudeg bu tjitro hadir di blibli galeri Indonesia
dalam kemasan praktis sehingga dapat dengan mudah dinikmati penikmatnya. Saya
sendiri adalah salah satu penggemar gudeg bu Tjitro. Rasa gudeg bu Tjitro yang
dikemas kalengan tidak kalah nikmat dengan gudeg yang saya cicipi langsung di
restorannya yang berlokasi di Jogjakarta. Sangat lezat dan higienis!
Blibli galeri Indonesia tidak hanya menawarkan
kelimpahan produk lokal yang berkualitas namun juga menawarkan cicilan 0% serta
gratis pengiriman ke seluruh pelosok nusantara**. Hemat, bukan? Tak hanya itu,
setiap berbelanja produk apapun, shopper
akan mendapat poin yang bisa ditukar dengan rewards
tertentu. Berbelanja produk lokal memberikan segudang manfaat bagi para pelaku
ekonomi kreatif khususnya dan bagi masyarakat umumnya. Mari memajukan ekonomi
kreatif Indonesia, mari membiasakan diri dengan berbelanja produk lokal, sebagai
partisipasi kita dalam memajukan perekonomian Indonesia, menuju Indonesia yang
lebih sejahtera. ☺
Love,
Sarin ♥
*Berdasarkan data pada tanggal 22 Desember 2016
**syarat dan ketentuan berlaku
artikel ini disertakan dalam blibli blog competition
artikel ini disertakan dalam blibli blog competition
all picture credited to blibli galeri Indonesia, edited by sarinahanifa




