Wednesday, September 5, 2012

Let's Pursue Our Dreams!


Halo blogger! Sudah lama nih tidak menulis dan bercuap cuap disini. Alhamdulillah, pada tahun ini saya dapat melewati Ramadhan dengan baik. Hari-hari di hari Ramadhan cukup membuat saya menyadari betapa perlunya kita bersyukur kepada Tuhan akan apa yang Dia beri kepada kita. Bayangkan, betapa sulitnya orang-orang di sana yang serba kekurangan. Kekurangan harta, kekurangan ilmu, dan lainnya. Kita patut bersyukur karena kita masih bisa makan, masih bisa menuntut ilmu, dan yang paling penting adalah masih diberi kesehatan. Alhamdulillahirabbil alamiin. 

Ngomong ngomol soal sehat nih, selagi saya diberi kesehatan, saya ingin menuntut ilmu lebih banyak. Ilmu itu ternyata tidak hanya didapat dibangku sekolah ataupun di bangku kuliahan. Pada saat itu, tepatnya saya lupa tanggal dan hari apa, saya bertemu dengan seorang pemain biola jalanan yang mengaku sudah selama 3 bulan mengamen. Dia  bahkan sangat berbakat dalam musik. Buktinya, saya sudah belajar biola selama setahun, tetapi permainan biola saya tidak cukup untuk membuat dia terpesona, dalam arti, permainan biola dia lebih bagus. Saya bertanya, apa saja yang dia lakukan untuk mengisi hari-harinya. Dia menjawab bahwa dia mengamen, menjadi pelayan restoran, dan sekolah. Sungguh hal yang luar biasa. Dia berkata bahwa penghasilan orangtuanya tidak mencukupi untuk biaya dia sekolah. Kali ini saya mendapat pelajaran baru lagi bahwa sikap kerja keras dan semangat yang tiada henti sangat besar pengaruhnya dalam diri kita. Leave the limit, demi menggapai mimpi-mimpi kita. Tak perduli apakah kita akan gagal atau berhasil. Jika kita sama sekali tidak mau mencoba, maka kita tidak akan pernah tau seberapa mampu nya diri kita dalam meraih sesuatu. I have to move one step, otherwise, i'll never know my truly potential.

Mulai hari ini, saya akan lebih bijak dalam mengambil kesempatan-kesempatan yang ada. Tidak peduli adanya keterbatasan dalam diri kita. Orang yang banyak memiliki pun banyak yang berhasil. Maka kita yang hidup berkecukupan pun HARUS berhasil. Let's pursue our dreams..


Sincerely,


Sarina Hanifah

Sunday, June 17, 2012

Home made spaghetti schotel :D

Ceritanya lagi belajar masak nih
Coba2 resep baru
Ada spaghetti nganggur di kosan, nyisa sekitar 100 gram
Mari kita membuat spaghetti schotel :)

Bahan:
100 gr spaghetti
300 mL susu cair UHT
2 sdt kaldu sapi
100 gr keju parut
1 butir telur
120 gr kornet
2 buah sosis sapi
1 sdt merica bubuk
3 siung bawang merah
1 siung bawang putih
1/2 siung bawang bombay
Margarin
saus sambal

Procedure:
1. Rebus spaghetti setengah matang, tiriskan.
2. Panaskan margarin, tumis bawang merah, bawang putih, bawang bombay yg sudah diiris sampai harum.
3. Masukkan kornet, tumis bersama bawang hingga setengah matang.
4. Campur tumisan kornet, irisan sosis, spaghetti, susu cair dan telur.
5. Bumbui dengan kaldu, dan merica bubuk.
6. Masukkan 3/4 keju parut.
7. Aduk hingga rata.
8. Olesi pinggan dengan margarin.
9. Masukkan adonan ke dalam pinggan.
10. Kukus kurang lebih 20 menit hingga adonan memadat.
11. Keluarkan dari kukusan.
12. Tunggu sekitar 10 menit agar spaghetti lebih memadat.
13. Sajikan dengan saus sambal dan keju parut.


Tadaaaa,, your spaghetti schotel is ready to be served :)

Thursday, June 7, 2012

RIP Tammy Rahayu

Tammy Rahayu
Begitu kukenal namanya
Sesosok perempuan bertubuh mungil tiba2 menghampiriku. Pertemuan kita pertama kalinya adalah ketika dia memperkenalkan dirinya sebagai murid baru di SD Citapen 1 Tasikmalaya. Cantik. Berambut Lurus. Bertubuh tinggi semampai. Berkulit putih. Bermata tidak terlalu bulat, namun tidak terlalu sipit. Begitu kelulusan SD tiba, tentunya kami semua ingin melanjutkan ke SMP favorit di Tasikmalaya. Alhamdulillah, kebanyakan dari teman2 SD diterima sebagai murid baru di SMPN 1 Tasikmalaya. Tammy. Selalu kuingat dengan keceriaan dan keluguannya. Kami memang tidak terlalu akrab setelah duduk di bangku SMP. Mungkin karena kami ditempatkan di kelas yang berbeda. Lama tak terdengar kabar, sampai akhirnya aku mendengar kabar bahwa hari ini, pukul 2 pagi, Tammy Rahayu, sahabatku ini meninggal karena gangguan pada kelenjar getah bening nya. Tammy, maafkan aku jika selama ini aku banyak berbuat salah. Rest in Peace, Tammy Rahayu. You will never be forgotten, sleep softly dearest Tammy Rahayu. Its not the end, its a new beginning of an eternity  :')


Kita semua memang tidak tahu kapan kita akan dipanggil Tuhan. Bersyukurlah kita semua, karena sampai saat ini kita masih bisa menghirup udara segar, melihat keindahan matahari terbit, mendengar kicauan burung2, serta masih dapat merasakan hangatnya kasih sayang Ibu dan Ayah. Marilah kita mengisi setiap hari-hari kita dengan hal yang bermanfaat dan membawa berkah untuk orang2 di sekeliling kita, selagi kita masih diberi nafas dan kesehatan oleh Tuhan.
Sekali lagi, selamat jalan sahabatku. I Love Youuu :')

Monday, June 4, 2012

Say: Hello UAS! I'm ready to fight!


What is sooo unique about 2012 ?

2012:
zaman ketika teknologi semakin canggih
zaman ketika silaturahmi tidak hanya dilakukan dengan tatap muka saja
zaman ketika social network berbasis teknologi semakin menjamur
zaman ketika teknologi menembus semua lapisan masyarakat
zaman ketika penggunaan teknologi tak mengenal usia (anak kecil pun sudah mengenal BB, ipad, etc)

Begitulah sekilas 2012, walaupun saya melihatnya dari sisi perkembangan teknologi. Hari ini, sekitar 20 menit yang lalu, saya merasakan gempa. Guncangannya sih tidak terlalu besar. Lalu, apakah anda tahu apa keunikan setelah peristiwa gempa yang katanya berpusat di Sukabumi berkekuatan 6,1 SR ini? Semua orang sepertinya terkonsentrasi pada gadget mereka. Berusaha memberitahu dan mengabarkan orang lain tentang gempa ini lewat social media, seperti twitter.


Begitulah keunikan 2012 yang saya sorot dari sisi teknologi. Bagaimana menurut anda?

Friday, April 13, 2012

What makes you different from the others?

Tuhan menciptakan setiap manusia berbeda beda, baik itu dari penampilan, bakat, kepintaran, perilaku, dan lain lain. Jangan salahkan kenapa kita tidak bisa menjadi sempurna. Semua orang diciptakan berbeda beda itu ada tujuannya. Saling melengkapi tentunya. Lalu, apakah setiap orang dengan segala kekurangannya itu bisa menjadi seseorang yang sukses? Kesuksesan tidak dilihat dari seberapa pintar atau seberapa mampu dia menggapainya. Takdir juga lah yang menentukan. Hanya saja, takdir baik tidak akan menghampiri kita jika kita tidak mau berusaha.

Regards,


Sarin

Tuesday, April 10, 2012

Now listening to: You're still the One

....."AND AFTER ALL THIS TIME, YOU'RE STILL THE ONE"... (Shania Twain)