Tulisanku kali ini (mungkin) lebih menekankan pada isi dari buku karya Nor Islafatun yang beberapa hari terakhir membuatku tertarik untuk membacanya. The X-Files of Bung Karno. Buku seharga tidak lebih dari 50ribu ini menurutku sangat cocok dibaca semua kalangan. Buku ini tidak runut menceritakan peristiwa sejarah berdasarkan kurun waktu peristiwa tersebut terjadi. Buku ini menceritakan sisi lain dari Bung Karno yang tidak terungkapkan dalam buku-buku sejarah di sekolah.
Sifat menyayangi semua makhluk ciptaan Tuhan adalah hal pertama yang aku kagumi pada sosok Bung Karno. Dalam buku ini diceritakan bahwa pada saat beliau menjalani hukuman di penjara Banceuy, teman satu-satunya hanyalah cicak. Beliau sangat mengagumi jenis binatang melata itu. Beliau mengatakan bahwa cicak adalah jenis ciptaan Tuhan yang sangat indah. Beliau tidak tega melihat cicak-cicak di dalam penjara tersebut kelaparan. Saat petugas datang pada waktu jam makan, beliau akan menyisakan butir demi butir nasi untuk sang cicak. Bung Karno juga tidak melepaskan perhatiannya begitu saja pada bunga-bunga yang tumbuh di pekarangan rumahnya. Ia sangat bersedih jika hujan tidak turun dalam kurun waktu yang cukup lama. Bahkan, Ia berjanji akan memberikan apapun kepada seseorang yang dapat menurunkan rezeki (hujan) bagi tanaman-tanaman kesayangannya.
Hal kedua yang menguatkan kekagumanku padanya adalah sifatnya yang sangat sederhana namun tetap necis. Dalam buku ini diungkapkan bahwa Bung Karno adalah pecinta seni. Oleh karena itu, beliau sangat mengutamakan kerapihan dalam berbusana. Namun, sifat tersebut tidak lantas membuat Bung Karno menjadi boros dan sengaja membeli beberapa stel pakaian baru untuk menghadiri beberapa acara besar. Jika ada pakaiannya yang mulai rusak, ia akan meminta istrinya untuk menjahit bagian yang mulai rusak tersebut.
Satu hal yang paling utama tentunya yang membuat kekagumanku makin bertambah padanya adalah bahwa beliau sangat mampu membangkitkan semangat rakyat Indonesia. Orasi yang dilakukannya tidak jarang banyak mempengaruhi rakyatnya. Di saat sekian persen rakyat Indonesia mulai putus asa dan sudah merasa nyaman dengan penjajahan yang dilakukan oleh Belanda-padahal tidak semestinya tenaga dan pikiran rakyat Indonesia diperas dan digunakan untuk kepentingan negara lain-beliau dengan kegigihannya mampu menumbuhkan semangat dan meraih hati rakyat hingga akhirnya menjadi sosok yang dapat memerdekakan bangsa dan menjadi presiden pertama Indonesia.
***Ngomong2 soal presiden, beberapa hari lagi Indonesia akan dihadapkan dengan pemilihan presiden untuk periode 2014-2019. Mudah-mudahan, presiden kita kelak akan mampu membangkitkan semangat Bangsa agar Indonesia menjadi negara yang lebih kuat, tangguh dan beprestasi. Raih kembali status macan Asia-atau bahkan dinosaurus Asia!! Aamiin :))
Best regards,
Sarina Hanifah
Best regards,
Sarina Hanifah


