Tak terasa bulan ramadhan akan
segera berakhir. Alhamdulillah, puji syukur kepada sang penguasa alam yang
telah mengizinkanku untuk dapat merasakan atmosfer ramadhan tahun ini. Ini
merupakan ramadhan ke-24 yang aku jalani selama Tuhan mengizinkanku untuk menghirup
udara pagi, merasakan hangatnya sinar mentari serta merasakan indahnya cahaya
bulan dan bintang di malam hari. Sebenarnya, aku baru bisa menjalankan ibadah
puasa saat usia ku menginjak 6 tahun. Waktu itu, aku masih kecil. Kalau tidak
salah, baru kelas 1 SD.
Banyak sekali perubahan yang
terjadi selama pergantian ramadhan dari tahun ke tahun. Mulai dari adik ku yang
saat ini telah bertambah dewasa, hingga aku sendiri yang telah melewati
berbagai macam peristiwa. Ketika aku masih duduk di bangku sekolah dasar, ramadhan
adalah bulan berkah yang sangat aku tunggu-tunggu. Rasanya, rindu sekali bisa
berkumpul dengan para sepupu tersayang. Sehabis buka puasa, biasanya kami
berangkat ke mesjid bersama lalu melaksanakan shalat tarawih sambil nyemen. Ya, nyemen. Jika di-Bahasa Indonesia-kan arti nyemen itu adalah ngemil. Sebungkus mie rebus mentah tak lupa kami
bawa sebagai perbekalan cemilan di sela-sela shalat tarawih di mesjid yang
lokasinya tak jauh dari rumah. Sekarang,
kebanyakan dari sepupuku itu telah menemukan pasangan hidupnya masing-masing,
alias menikah :) :)
Tahun lalu, ramadhan terasa
sangat singkat bagiku karena aku sendiri tengah menyiapkan segala hal yang
berhubungan dengan sidang skripsi. Hal yang saat itu luar biasa aku takutkan,
akhirnya dapat aku lalui dengan baik.
Tahun ini, aku menjalankan
ramadhan sebagai guru, mahasiswi, anak, kakak dan teman. Alhamdulillah ramadhan
kali ini aku bisa kembali berkumpul, melakukan kegiatan bersama orang-orang
yang baik, orang-orang yang luar biasa menginspirasi.
Banyak hal yang menginspirasi
diriku pada ramadhan tahun ini. Beberapa teman ku begitu bersemangat melakukan
kegiatan sosial. Contoh kegiatan inspiratif yang dilakukan teman-temanku itu
adalah mengajak masyarakat untuk menyumbangkan materi agar bisa disumbangkan ke
panti asuhan. Subhanallah, walaupun mereka sepertinya disibukkan dengan pekerjaannya
masing-masing, ternyata kesibukannya itu sama sekali tidak mengurungkan niat
baiknya ini. Mudah-mudahan tahun depan atau bahkan bulan depan, aku dan teman-teman (ayo, siapa yang mau jadi partner, hehe)
bisa melakukan hal yang bermanfaat untuk orang lain, aamiin.
Tahun depan, mudah-mudahan aku
bisa merasakan kembali keberkahan ramadhan seperti di tahun-tahun sebelumnya
dengan ke-khusyuk-an ibadah yang lebih-lebih dan lebih dari tahun-tahun
sebelumnya, apapun keadaannya.
Best Regards,
Sarina Hanifah
No comments:
Post a Comment