Tammy Rahayu
Begitu kukenal namanya
Sesosok perempuan bertubuh mungil tiba2 menghampiriku. Pertemuan kita pertama kalinya adalah ketika dia memperkenalkan dirinya sebagai murid baru di SD Citapen 1 Tasikmalaya. Cantik. Berambut Lurus. Bertubuh tinggi semampai. Berkulit putih. Bermata tidak terlalu bulat, namun tidak terlalu sipit. Begitu kelulusan SD tiba, tentunya kami semua ingin melanjutkan ke SMP favorit di Tasikmalaya. Alhamdulillah, kebanyakan dari teman2 SD diterima sebagai murid baru di SMPN 1 Tasikmalaya. Tammy. Selalu kuingat dengan keceriaan dan keluguannya. Kami memang tidak terlalu akrab setelah duduk di bangku SMP. Mungkin karena kami ditempatkan di kelas yang berbeda. Lama tak terdengar kabar, sampai akhirnya aku mendengar kabar bahwa hari ini, pukul 2 pagi, Tammy Rahayu, sahabatku ini meninggal karena gangguan pada kelenjar getah bening nya. Tammy, maafkan aku jika selama ini aku banyak berbuat salah. Rest in Peace, Tammy Rahayu. You will never be forgotten, sleep softly dearest Tammy Rahayu. Its not the end, its a new beginning of an eternity :')
Kita semua memang tidak tahu kapan kita akan dipanggil Tuhan. Bersyukurlah kita semua, karena sampai saat ini kita masih bisa menghirup udara segar, melihat keindahan matahari terbit, mendengar kicauan burung2, serta masih dapat merasakan hangatnya kasih sayang Ibu dan Ayah. Marilah kita mengisi setiap hari-hari kita dengan hal yang bermanfaat dan membawa berkah untuk orang2 di sekeliling kita, selagi kita masih diberi nafas dan kesehatan oleh Tuhan.
Sekali lagi, selamat jalan sahabatku. I Love Youuu :')

No comments:
Post a Comment